Senin, 13 Desember 2010

DIABETES MELITUS

Apa Itu Diabetes Melitus (DM)?
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah (hiperglikemia) sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.
Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Bagaimana DM terjadi?
Insulin Dependent Diabetes Melitus ( IDDM ) atau Diabetes Melitus Tergantung Insulin ( DMTI ) disebabkan oleh destruksi sel B pulau langerhans akibat proses autoimun.
Sedangkan Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus ( NIDDM ) atau Diabetes Melitus Tidak Tergantung Insulin ( DMTTI ) disebabkan kegagalan relatif sel B dan resistensi insulin.
Resistensi insulin adalah turunnya kemampuan insulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh jaringan perifer dan untuk menghambat produksi glukosa oleh hati.
Sel B tidak mampu mengimbangi resistensi insulin ini sepenuhnya, artinya terjadi defesiensi relatif insulin. Ketidakmampuan ini terlihat dari berkurangnya sekresi insulin pada rangsangan glukosa, maupun pada rangsangan glukosa bersama bahan perangsang sekresi insulin lain. Berarti sel B pankreas mengalami desensitisasi terhadap glukosa.
Dalam proses pencernaan yang normal, karbohidrat dari makanan diubah menjadi glukosa, yang berguna sebagai bahan bakar atau energi bagi tubuh manusia. Hormon insulin mengubah glukosa dalam darah menjadi energi yang digunakan sel. Jika kebutuhan energi telah mencukupi, kebutuhan glukosa disimpan dalam bentuk glukogen dalam hati dan otot yang nantinya bisa digunakan lagi sebagai energi setelah direkonvensi menjadi glukosa lagi. Proses penyimpanan dan rekonvensi ini membutuhkan insulin. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas yang mengurangi dan mengontrol kadar gula darah sampai pada batas tertentu.
DM terjadi akibat produksi insulin tubuh kurang jumlahnya atau kurang daya kerjanya, walaupun jumlah insulin sendiri normal bahkan mungkin berlebihan akibat kurangnya jumlah atau daya kerja insulin. Glukosa yang tidak dapat dimanfaatkan oleh sel hanya terakumulasi di dalam darah dan beredar ke seluruh tubuh. Gula yang tidak dikonvensi berhamburan di dalam darah, kadar glukosa yang tinggi di dalam darah akan dikeluarkan lewat urin, tingginya glukosa dalam urin membuat penderita banyak kencing ( polyuria ), akibatnya muncul gejala kehausan dan keinginan minum yang terus – menerus ( polydipsi ) dan gejala banyak makan (polypasia), walaupun kadar glukosa dalam darah cukup tinggi. Glukosa dalam darah jadi mubazir karena tidak bisa dimasukkan ke dalam sel – sel tubuh.


DM Terdiri dari Dua Jenis:
Diabetes tipe I:
a.       Faktor genetik
Penderita diabetes tidak mewarisi diabetes tipe I itu sendiri; tetapi mewarisi suatu predisposisi atau kecenderungan genetik ke arah terjadinya DM tipe I. Kecenderungan genetik ini ditemukan pada individu yang memiliki tipe antigen HLA.
b.      Faktor-faktor imunologi
Adanya respons autoimun yang merupakan respon abnormal dimana antibodi terarah pada jaringan normal tubuh dengan cara bereaksi terhadap jaringan tersebut yang dianggapnya seolah-olah sebagai jaringan asing. Yaitu  autoantibodi terhadap sel-sel pulau Langerhans dan insulin endogen.
c.       Faktor lingkungan
Virus atau toksin tertentu dapat memicu proses autoimun yang menimbulkan destruksi sel beta (β).
Diabetes Tipe II
Mekanisme yang tepat yang menyebabkan resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin pada diabetes tipe II masih belum diketahui. Faktor genetik memegang peranan dalam proses terjadinya resistensi insulin.
Faktor-faktor resiko :
a.       Usia (resistensi insulin cenderung meningkat pada usia di atas 65 th)
b.      Obesitas (orang yang obesitas umumnya memiliki risiko tinggi terkena DM)
c.       Riwayat keluarga (DM dapat juga didapat jika salah satu keluarga pernah mengidap DM, umumnya merupakan penyakit herediter.)




Tanda & Gejala DM
Gejala sering baru timbul beberapa bulan atau beberapa tahun sesudah mengindap penyakit ini.
Gejala yang sering muncul adalah :
1. Sering buang air kecil terutama pada malam hari.
2. Gatal – gatal terutama pada alat kelamin bagian luar.
3. Kesemutan dan kram.
4. Cepat merasa lapar dan kehausan.
5. Gairah sex menurun.
6. Cepat merasa lelah dan mengantuk.
7. BB menurun, nafsu makan bertambah.
8. Penglihatan kabur.
9. Mudah timbul abses dan kesembuhan yang lama.
10. Ibu melahirkan bayi lebih dari 4 kg.
11. Ibu sering mengalami keguguran atau melahirkan bayi mati.
 
DM Memiliki Beberapa Komplikasi Lho...
1.              Kardiovaskuler : hipertensi, infak miokard.
2.              Mata : retinopati, katarak.
3.              Syaraf : neuropati.
4.               Paru – paru : TBC.
5.              Kulit : gangren, ulkus.
6.              Hati : sirosis hepatis

Cara Mengobati Penderita DM
Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).

Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.
Gambar-Gambar Luka Gangren Akibat DM:






GAMBAR PENYUNTIKA INSULIN & TES GULA DARAH:





 Penyakit Diabetes Melitus merupakan momok bagi banyak orang, tidak hanya menyerang orang dengan usia tua, namun untuk beberapa orang belia karena faktor hereditas dan lifestyle dapat terkena DM. Waspadalah terhadap DM dengan mengatur pola hidup kita agar jauh lebih sehat.

Bye2..
GBU,,,

Dunia Kremi: Cinta yang Tak Terpahami

Dunia Kremi: Cinta yang Tak Terpahami: "..."

Selasa, 16 November 2010

ASKEP HIV/AIDS DENGAN INFEKSI OPORTUNISTIK

HIV (Humman Imunodificiency Vyrus) adalah suatu jenis infeksi oleh salah satu dari dua jenis virus yang secara progresif mersak sel-sel darah putih, dan kemudian akan menyebabkan sebuah sindrom yang sangat mengerikan yang dikenal sebagai AIDS (Acquired Imuno Deficiency Syndrome)
Terdapat dua jenis HIV, yaitu:
- HIV 1 yang paling banyak ditemukan di Eropa, Asia, dan Afrika Tengah, Selatan, dan Timur
- HIV 2terutama ditemukan di Afrika Barat.

Gejala:
Penderita umumnya menunjukan gejala selama kurun waktu lima sampai limabelas tahun, dan gejala yang nampak adalah sbb;
1. diare lebih dari 3 bulan (gejala mayor)
2 penurunan berat badan 10% dari berat badan awal (gejala mayor)
3. demam yang menetap (gejala mayor)
4. thrush yaitu infeksi jamur dimulut (gejala minor)
5. pembesaran kelenjar getah bening diseluruh tubuh
6. lelah berkepanjangan
7. terkena herpes yang tidak kunjung sembuh
8. anemia


BEBERAPA INFEKSI OPORTUNISTIK MENUNJUKAN GEJALA AIDS

Sabtu, 16 Oktober 2010

MIT

Belakangan ini, senakin banyak film bergenre 'detektif' berkeliaran di layar kaca. mungkin, karena banyak orang (tua atau muda, kaya atau miskin) udah jadi DClovers, jadi semuanya pada tergila-gila sama kasus dan sebagainya. hahaaaaaaa....
Kemaren, gw iseng jalan ke daerah grogol jak-bar, trus pas liad ada tukang DVD jalanan (bajakan), gw mampir sekadar ngeliad ada film baru apa lagi yang patut gw tonton... (Yah, sebenarnya, gw sadar kalo beli DVD bajakan itu gak baek dan merugikan banyak pihak, tapi mau gimana lagi... Namanya juga anak kos yang jauh trus hidup serba pas-pasan di Jakarta yang notabene kota yang keras, gw lebih memilih yang murah dan dapat memuaskan rasa ingin tahu gw.)
Pas gw lagi bolak-balik ngeliad cover DVD bajakan (sambil menikmati muka cowok-cowok Taiwan, Jepang, n Korea yang cakep), gw ketemu sama satu DVD bajakan yang judulnya MIT (Mysterious Incredible Terminator). Trus, pas w liat sinopsisnya, eh beneran cerita tentang sekolah kepolisian bernama Pi Li dengan sebuah group detektif bernama MIT. Trus, karena gw salah satu DCLovers (Detective Conan Lovers) yang menggilai kasus dan trik-trik, gw mencoba beli buat tau ceritanya kayak gimana.
 Ternyata, bukan Jepang doank yang bisa bikin sebuah cerita detektif keren dengan berbagai trik logis yang membuat banyak orang berdecak kagum, namun Taiwan juga dapat melakukannya. Kalo gak percaya, lihat saja akting Aaron Yan, Tian Li, Gui Gui, Zhang Shan Jie, Lu Ting Wei, Christine Fan dan Alien Huang dalam drama Taiwan bertajuk MIT.


Pi Li MIT
Ceritanya tentang seorang anak bernama Zhan Shi De (Aaron Yan) yang pindah ke sekolah kepolisian Pi Li. Di Pi Li ada sebuah group Detective yang bernama MIT, lalu Zhan Shi De masuk menjadi anggota Pi Li MIT dan diberi inisial 007. Dua sahabat lainnya adalah Huang Hui Hong (747)yang akan terlibat cinta segitiga dengan 007 dan Tian Mo Xing (Gui Gui), dan  Qian Fu Hao (187), anak orang kaya yang mempunyai banyak pacar dan sangat takut pada ikan.
Intinya, ada seorang murid sekolah Pi Li MIT yang memberikan sebuah game rahasia yang dimainkan oleh masing2 orang yang berbeda. Setiap memainkan game,maka akan ada satu kasus terjadi, dan di sinilah kisah MIT dimulai. Ada juga kisah cinta antara Tian Mo Xing, 007, dan 747 yang turut mewarnai drama detektif ini.
Endingnya pun tak kalah menarik, dan membuat penonton terpesona. Yang cinta banget sama detektif atau yang ngaku penggila Sherlock Holmes kudu dan harus nonton ni dramaaa...


AARON YAN & GUI GUI
007 dan Tian Mo Xing dalam MIT memang sungguh saling mencintai, seperti halnya Aaron Yan dan Gui Gui. Emang sich, kalo dibilang gue gak kesal n cemburu itu boong, tapi kan emang Aaron ma Gui Gui tu cocok abiiiissss....
Namngis darah nih gue nulis ini, karena gue cinta banget sama 007. Dia tuh udah kayak Shinichi Kudo di hati gue, tapi sama seperti Shinichi Kudo udah punya Ran, Aaron Yan juga udah punya Gui Gui. Huuuuuhuuhuuuu....>,<




Udah dulu ah, gw mau nyari ember buat nampung aer mata gw.. huhuuuuuuuu^^

By: Niita Annisetya Bate

Kamis, 07 Oktober 2010

SURAT CINTA BUAT AARON YAN

Dear Aaron,
Wah, pertama-tama maap neh alnya w blom bisa bahasa mandarin, jadi mungkin lo sedikit gak ngerti (atau mungkin banyak^^) isi surat ini,tapi serius lho, w sukaaaaa banged ngliad lo kalo lagi eksis di tipi. (walaaaaah!!!)
Tapi, seriius, lo itu keren banget, apalagi yang di "MIT', wuiiiiih kayak shinichi kuddo beneran...
Pengeeeeen tau, jadi kayak begitu, cuma hidup gue kok kayaknya membosankan gituuu...huhuhuu
Hidup gue gak ada kasus pembunuhan yang pake trik rumit, atau ada yang bikin permainan rahasia dan kita disuruh buat memecahkan kodenya. yang ada dalam hidup gue cuma kuliah dan hal-hal yang membosankan laennya.
w gak tau deh, tapi pengen aja ngliad lo versi 007, jangan lo yang jadi penyanyi, kayak kontras gimana gituuuuu.... huhuuuu
tapi, emang lo itu asli keren abiiiis.............

Senin, 04 Oktober 2010

ga enaknya jadi mahasiswa itu yah seperti ini...
1. dosen dateng sesuka hati, ngebuat mahasiswa kayak maenan
2. kalo ngasih tugas gak kira-kira, pokoknya yang penting deadlinenya langsung ngumpul. GAK ADA ALASAN!
3. kuliahnya dari pagi ampe malem, gak tau tulang mahasiswa udah pada rontok semua.
4. ujian banyak dan gak jelas
5. duit kuliah mahal banget
6. susahnya juga kalo jadi anak kuliah trus gak punya pacar. apeeeees gila!